UPDATE

I Just Wanna Say “I Love You”, but I Can’t… | part 1

#PopNoteRecovery

I Just Wanna Say “I Love You”, but I Can’t… | part 1 I Just Wanna Say “I Love You”, but I Can’t… | part 1 [sumber: pexels.com]

Curhat – I Just Wanna Say “I Love You”, but I Can’t… | part 1. Dia cantik, pintar, menarik, ceria, dan merupakan tipe wanita ideal menurutku. Ya, aku mencintainya, sangat mencintainya. Tapi, sangat sulit untuk mengatakannya… Halo, halo… Selamat pagi. Dan di pagi yang cerah ini, saya akan menceritakan sebuah curahan hati saya yang sampai sekarang, saya pendam seorang diri…

Oke, saya mengenal wanita itu pas masih semasa SMP. Ya, kami satu sekolah tapi beda kelas. Namun, saya tentunya satu kelas saat di sekolah agama Hindu di pura. Hmm… Waktu itu, saya masih menganggapnya sebagai teman saja. Tak ada hubungan spesial diantara kami. Bahkan, kami bisa dibilang tak terlalu akrab berteman, apalagi kalau bukan disebabkan oleh sifat pemalu saya yang sangat besar…

Ya, saya bahkan sering banget digosipkan berpacaran dengannya saat SMP, padahal, saya sendiri masih sangat buta akan rasa cinta itu. Haduuuh… Pokoknya, saya merupakan anak yang sangaaat polos saat itu. Nah, saat saya mau mendaftarkan diri masuk SMA, kebetulan saya dengannya mempunyai tujuan sekolah yang sama! Dan, karena SMP kami berada di rayon kabupaten, maka untuk masuk ke SMA kota, kami harus mengurus pindah rayon dulu.

Wih, untuk pindah rayon aja susahnya minta ampuuun!!! Kami harus pergi ke dinas pendidikan kota Bekasi untuk mengurus surat-suratnya. Dan ditambah lagi, karena orang tua saya sibuk, maka saya hanya mengurusnya seorang diri!? Nah, ternyata, saat itu orang tua si dia juga sibuk. Dan, orang tuanya menyuruh saya agar menemaninya ikut mengurus pindah rayon!!! Hoooh… Saya pun mengiyakan saja, karena orang tua saya sudah akrab dengan orang tuanya.

Di sana, kami harus berdesak-desakan dengan puluhan, tidak, bahkan ratusan orang! Ya, saya sendiri gak menyangka bahwa ada banyak sekali orang yang mau pindah rayon. Ya, itu mungkin saja, karena yang pindah rayon gak cuma yang mau ke SMA, tapi juga yang mau ke SD kota dan SMP kota.

Apalagi pas mau masuk ke gedungnya, wih… serasa ikutan demo di depan gedung DPR, semua orang berebut ingin masuk ke sana! Dan agar tak terpisah, kami pun saling ‘berpegangan tangan’!!! Huaaaa!!!!!!!! Baru kali itu saya merasakan desiran-desiran aneh darinya…

Ya, kami pun melakukan semuanya (kecuali ke toilet) di sana. Mulai dari mengambil nomor antrian, mengurus kelengkapan data yang diperlukan, saling menunggu giliran saat akan mengambil surat dinasnya, dan bahkan saling berpanas-panasan ria di luar gedung saat istirahat…

Ya, kira-kira kami menghabiskan waktu sekitar 8 jam di sana! Dan, 8 jam merupakan waktu terlama saya menghabiskan waktu dengan seseorang yang baru kali itu membuat muka saya menjadi merah padam (dia nyadar gak ya???). Tapi sayang, pada akhirnya hanya saya yang diterima di sekolah negeri tujuan kami. Sedangkan dia, akhirnya harus pergi ke sekolah swasta, walaupun sekolahnya berdekatan dengan sekolahku…

~Bersambung ke part 2…~

Salam – Agung Rangga

Iklan

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. I Just Wanna Say “I Love You”, but I Can’t… | part 2 – Agung Rangga
  2. I Just Wanna Say “I Love You”, but I Can’t… | part 3 – Agung Rangga
  3. I Just Wanna Say “I Love You”, but I Can’t… | part 4 – Agung Rangga
  4. I Just Wanna Say “I Love You”, but I Can’t… | part end…? – Agung Rangga

Apa komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: