Biji Cabai di Gusi

Curhat – Makanan pedas. Yap, saya cukup menyukai dengan makanan yang memiliki rasa pedas. Karena, dengan rasa pedas itu, makanan terasa lebih enak bila disantap. Salah satu sumber pedas adalah cabai. Tapi, akan jadi ‘petaka’ bila si biji cabai sampai tertusuk di gusi.

Sore tadi sepulang kuliah, saya mampir sebentar ke sebuah mini market. Ceritanya mau beli cemilan dan roti tawar untuk sarapan. Eh, pas di rak tempat sambal dan saus, saya menemukan sesuatu yang baru bagi saya, yaitu abon cabai. Abon cabai ini ternyata ada beberapa level atau tingkat kepedasan, tapi yang saya temukan hanya level 3, 10 dan 15. Karena penasaran, saya beli saja yang level 3 untuk coba-coba. Harganya ternyata cukup mahal, 10.000 rupiah untuk satu botol kecil.

Lalu, sehabis sembahyang, saya biasa cari makan di luar kostan. Dan karena lagi ingin makan nasi goreng, saya beli deh di dagang langganan. Saya pesan nasi goreng biasa tapi jangan pedas. Kan nanti mau cobain abon cabainya~ Sampai di kost, saatnya makan~ Sambil makan, biasanya saya juga nonton kartun favorit saya di laptop, yaitu Pokemon. Biasanya sih kalau di rumah suka makan sambil nonton tv, karena di kost ga ada, jadi nonton di laptop.

Saya tuangi abon cabai di nasi gorengnya. Dan ternyata rasanya lumayan enak. Lahap sekali saya makan. Sampai petaka itu datang pas nasi gorengnya sisa sedikit… ADA YANG MENUSUK GUSI SAYAAA!!! Panik, panik, panik!!! Kayaknya sih yang nusuk gusi saya adalah biji cabai dari abon cabai itu. Dan nusuknya tuh di gusi bagian dalam rahang atas mulut, di tengah-tengah gigi seri. Saya coba congkel-congkel pakai kuku jari tangan, yang ada malah makin dalam nusuknya!

Saya coba ambil sikat gigi, dan menggosok-gosokannya di gusi saya, tapi ga ada hasil. Dan ga tau kenapa saya malah ambil ponsel, buka Google dan cari cara mengeluarkan biji cabai yang tertusuk di gusi. Ketemu beberapa. Tapi juga ga ada yang berhasil. Uuugh, rasanya gusi tuh ‘nyut-nyutan’ banget! Saya pun berdoa pada Tuhan, semoga biji cabainya bisa keluar dari gusi. Om Avighnam astu namo shidham… Saya berusaha lagi untuk mencongkel pakai jari, sambil terus berdoa dalam hati.

…dan, berhasil! Iya, biji cabai itu berhasil keluar dari gusi saya! Saya pun segera mengucap syukur dan berterima kasih pada Tuhan, karena kini tidak ada lagi yang mengganjal di gusi saya. Matur sukseme Hyang Widhi, matur sukseme… :’) Dan habis itu, saya buang sisa nasi goreng tadi, juga si abon cabai yang baru saja saya beli. Ya, saya ga mau lagi makan abon cabai. Trauma. Lebay sih, tapi, ya pokoknya ga mau lagi lah! Kapok! Mungkin saya akan beralih ke saus lagi.

Apakah kamu pernah mengalami biji cabai atau tulang ikan yang menusuk di gusi juga? Bagaimana rasanya?

Salam – Agung Rangga