Trending

Jalan-Jalan Ke Surabaya (Bagian 1)

Jalan-Jalan Ke Surabaya (Bagian 1) Jalan-Jalan Ke Surabaya (Bagian 1)

Perjalanan – Jam menunjukkan pukul 3:30 dini hari, saat dimana saya sedang berada di dalam taksi menuju Bandara Husein Sastranegara Bandung. Hari itu (22/8), saya akan berangkat menuju kota yang punya julukan sebagai “Kota Pahlawan“, Surabaya. Selama 3 hari, saya akan menikmati serunya jalan-jalan di sana bersama beberapa orang yang keren-keren.


Sebelum lanjut membaca, tulisan ini merupakan lanjutan dari “Maskot Surabaya: Cak Sura dan Cak Baya“. Yap, di tulisan itu, saya cerita mengenai 2 maskot ciptaan saya yang berhasil memenangkan kompetisi KINETIC, sebuah lomba merancang ulang maskot kota. Dan karena masuk 3 besar, saya dan pemenang lainnya diundang ke Surabaya untuk menerima penghargaan dari Ibu Tri Rismaharini, walikota Surabaya. Nah, silakan membaca~


Menuju Surabaya

Setelah pengumuman pemenang (19/8), saya ditelepon oleh pihak panitia, kalau kami (para pemenang) akan diberangkatkan ke Surabaya pada tanggal 22 Agustus 2015 jam 6 pagi. Saya dan Haikal (Juara 3) berangkat dari Bandung, sementara Fauzan (Juara 2) berangkat dari Jogja. Saya pun ditugaskan oleh panitia lomba untuk menjadi yang koordinator kami bertiga selama berada di Surabaya. Maka, saya segera menghubungi 2 teman baru saya dan berkenalan dengan mereka.

menunggu keberangkatan di Bandara Husein Sastranegara

menunggu keberangkatan di Bandara Husein Sastranegara

Akhirnya, saya sampai di Bandara Husein Sastranegara, dan langsung melakukan check-in di sana. Jam masih menunjukkan pukul 04:30, dan saya masih harus menunggu si Haikal di ruang tunggu bandara. Oh iya, ini juga kali pertama saya naik pesawat di Bandara Husein. Bandaranya kecil ya, dan dalam waktu singkat saja, ruang tunggu langsung penuh sesak dengan para penumpang yang juga sedang menunggu keberangkatan mereka.

Tak lama kemudian, si Haikal datang. Kami langsung berkenalan sekali lagi, dan ngobrol sebentar, karena pesawat kami sudah akan berangkat. Kami berdua naik Lion Air, tapi tempat duduknya terpisah jauh, jadi tidak bisa ngobrol lagi di dalam pesawat. Pukul 07:40, pesawat mendarat di Bandara Juanda Surabaya. Saya dan Haikal langsung pergi ke lobi bandara untuk bertemu dengan Fauzan yang juga sudah tiba di sana. Akhirnya saya berkenalan lagi dengan Fauzan, dan kami langsung dijemput oleh mobil panitia menuju gedung Spazio.


Bertemu Orang-Orang Kreatif

Di mobil, saya berkenalan lebih jauh dengan mereka berdua. Ternyata, si Haikal seangkatan denganku, kuliah di ITB jurusan DKV. Sementara Fauzan, dia satu tingkat diatas saya, kuliah di ISI Jogja jurusan DKV juga. Saya juga banyak bertanya ke supir mobil yang menjemput kami tentang kota Surabaya, dan tidak terasa, kami sudah sampai di gedung Spazio. Gedung ini katanya sih area perkantoran dan event gitu. Yang jelas, kami disuruh menunggu di lantai atas, ke ruang Forward Factory.

Untuk sampai ke ruang tersebut (yang berada di lantai atas, lupa lantai berapa), kami memerlukan akses dengan kartu khusus yang bisa ditukarkan dengan KTP. Dan saya dengan polosnya menyerahkan KTP-ku pada mbak-mbak si resepsionis untuk dia simpan. Kami bertiga segera naik lift dengan akses kartu khusus tersebut. Dan sampai di sana, ternyata belum ada siapa-siapa! Kami pun bengong di depan ruang tersebut. Bzz~

Tak lama kemudian, penanggung-jawab kami bertiga datang, namanya Tisna. Dia mengajak kami untuk sarapan di McD yang berada di area luar gedung Spazio ini. Pas jalan ke sana, tau-tau ada kak Dennis Adishwara yang nyamperin Tisna dan ngobrol dengan dia. Kami berlima pun makan di McD, sambil melanjutkan obrolan kami tadi.

Tiba-tiba, dibelakang saya terdengar suara ramai yang datang mendekat. Wuaaah, ada rombongan orang-orang kreatif! Ada kak Faza Meonk, kak Sunny Gho, kak Ockto Baringbing, pak Yansen Kamto, dan kak Dimaz Prasetya. Mereka ini terkenal aktif dalam event-event yang berhubungan dengan industri kreatif, mulai dari komik, film, dan lainnya. Saya dan kedua teman saya ini merasa sangat senang bertemu dengan orang-orang keren seperti mereka.


Dijamu oleh Bu Risma

Setelah mengobrol-ngobrol sebentar, kami semua beranjak dari McD, menuju ke tempat pertemuan dengan Bu Risma. Pukul 11:52 kami sampai di sebuah restoran bernuansa klasik, Ria Galeria. Begitu masuk ke sana, kami dipersilakan untuk masuk ke ruang jamuan khusus, dimana terdapat sebuah meja besar yang panjang dan beberapa kursi yang sangat nyaman. Tak lama, Bu Risma pun datang, dan pelayan langsung menyajikan berbagai menu makanan khas Surabaya yang hampir memenuhi seluruh area meja.

dijamu makan siang sama Bu Risma

dijamu makan siang sama Bu Risma

Sembari makan, kami banyak mengobrol dengan Bu Risma. Dan kamu tahu, ternyata Bu Risma itu orangnya asik banget! Benar kata orang-orang, beliau sangat ramah dengan siapa saja. Bahkan kami banyak bercanda dan tertawa terbahak-bahak berkat guyonan-guyonan dari orang-orang kreatif tadi. Padahal ini sedang berhadapan dengan walikota loh, tapi suasana yang saya rasakan sangat hangat dan menyenangkan.

Selesai makan, saya dan yang lainnya harus berpisah dengan Bu Risma. Kami semua kembali ke Spazio untuk mengikuti acara seminar yang diisi oleh orang-orang kreatif tadi. Acara seminarnya bertajuk Start Surabaya, dimana hal yang dibicarakan tidak jauh dari komik dan film. Banyak juga peserta seminarnya, dan berasal dari berbagai kalangan. Topik yang dibahas juga seru, karena memang hal yang saya sukai.


Menyusuri Keindahan Kalimas

menyusuri sungai Kalimas yang indah di tengah kota Surabaya

menyusuri sungai Kalimas yang indah di tengah kota Surabaya

Sekitar pukul 16:36, acara seminar selesai. Tiba-tiba, kami semua diajak jalan-jalan ke sungai Kalimas! Wuiiih, seru nih! Oh iya, kamu tahu, jalanan di Surabaya itu apik banget! Bersih, rapi, dan dihiasi oleh berbagai jenis pohon dan tanaman bunga di tengah dan pinggir jalan. Sampai di Kalimas, kami bertemu lagi dengan Bu Risma. Kami semua dan beliau naik ke atas perahu, dan mulai menyusuri sungai Kalimas yang sangat bersih ini. Bu Risma juga memandu kami sepanjang perjalanan, dan mengenalkan beberapa taman yang ada di sekitar Kalimas.

dari instagramnya kak Faza Meonk

dari instagramnya kak Faza Meonk

Setelah puas naik perahu, kami menepi dan turun di Taman Prestasi. Di sana, kami disambut oleh banyak anak-anak sekolah menengah yang sedang latihan pramuka (kalau gak salah). Wuaaah, mereka langsung berebut minta salim tangan dengan Bu Risma! Ada juga beberapa warga sekitar yang menyapa beliau. Bu Risma juga tidak keberatan diajak selfie dengan warga dan anak-anak tadi.

ada Cak Sura dan Cak Baya!

ada Cak Sura dan Cak Baya!

Kemudian, kami naik bus menuju sebuah pesta rakyat di perumahan Tompotika. Sebelum menuju tempat utama, kami singgah di kantor Pak Don Rozano. Di sana, terdapat beberapa barang untuk persiapan acara besok di balai kota Surabaya. Dan, hei, saya melihat kedua maskot saya mejeng di tumpukan id-card! Ihihihihi, hati rasanya berbunga-bunga sekali~

Lanjut di tempat acara utama, sudah ada panggung besar dan banyak warga perumahan Tompotika yang datang ke sana. Ternyata, ini kayak acara pesta 17 agustusan gitu toh. Oh iya, saya dan yang lainnya juga sempat diundang naik ke atas panggung untuk memperkenalkan diri. Wuaaah, malunya~ Dan karena tadi pas pergi dari Spazio saya lupa mengambil KTP, maka saya minta tolong Tisna untuk mengambilkannya. Syukurlah KTP saya masih bisa diselamatkan~


Menutup Malam Yang Panjang

Jam 20:52, kami semua pamit dari acara itu, dan sampai di Restoran Ayam Tulang Lunak Malioboro (ini masih di Surabaya loh ya!). Di sana kami kembali dijamu oleh Bu Risma! Makanan tumpah ruah, dan membuat perut saya terasa penuuuh sekali. Karena kami semua makan sambil ngobrol, tak terasa restoran sudah sepi dari pengunjung, hanya menyisakan rombongan kami dan Bu Risma.

Malam menunjukkan pukul 22:07, dan kami semua harus beristirahat untuk acara besok. Yang mengejutkan, saya, Haikal dan Fauzan diberi kesempatan menginap gratis semalam di Ciputra World Hotel Surabaya!!! Gilaaak, kapan lagi bisa nginap di sana, gratis pula! Begitu selesai check-in, kami masuk ke kamar yang ukurannya lumayan luas dan mewah. Ada 3 tempat tidur di sana, yang sepertinya memang sudah disiapkan untuk kami bertiga. Sebelum tidur, saya pun mandi dulu, biar seger~

Wuaaah, benar-benar hari yang menyenangkan! Saya tidak sabar dengan acara esok hari. Surabaya benar-benar keren!


– bersambung ke Jalan-Jalan ke Surabaya (Bagian 2)

Salam – Agung Rangga

6 Comments on Jalan-Jalan Ke Surabaya (Bagian 1)

  1. keren bener bis aketemu Bu Risma, ikutbangga atas kemenangan logonya

  2. Sebagai orang Kediri yang satu kelahiran dengan bu Risma, saya bangga dengan Anda yg memenangkan lomba tsb. Terus berkarya dan menjadi pahlawan ekonomi. Slm kenal

  3. wah keren bisa ketemu dan foto bareng Ibu Risma 🙂

Apa komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: