Iklan
UPDATE

Bisakah Ulangan Tanpa ‘Remedial’???

#PopNoteRecovery

Bisakah Ulangan Tanpa ‘Remedial’??? Bisakah Ulangan Tanpa ‘Remedial’??? [sumber: pexels.com]

Sekolah – Bisakah Ulangan Tanpa ‘Remedial’??? Ulangan dapet jelek -> remedial. Remedial dapet jelek lagi -> ??? Huhuhu… Mungkin inilah yang saya alami saat ini. Baiklah, mungkin kedengarannya aneh jika seorang blogger mau menceritakan pengalaman buruknya di dunia maya. Namun, saya juga pusing mau cerita hal ini pada siapa…

Oke, hal ini bermula pada dua minggu yang lalu. Hasil ulangan salah satu mata pelajaran yang saya ‘tidak terlalu suka’ mendapat nilai buruk. Dan seperti yang lain, saya diwajibkan mengikuti ulangan perbaikan, yang sering disebut sebagai remedial. Aduh,,, siapa sih yang mau mengikuti remedial??? Pasti semua murid di dunia ini sangat tidak ingin menjalaninya. Iya ‘kan? Nah, begitu pula saya. Bukankah lebih baik mendapatkan nilai bagus di ulangan pertama, daripada di ulangan remedial?

Namun, ya tetap saja, mau-gak-mau, saya tetap harus menjalani remedial itu, dan tentunya saya gak sendiri. Yah, walaupun soalnya memang disengaja dibuat mudah, tapi ternyata, saat mengerjakannya saya berhasil dibuat tambah pusing! Aduh,,, ini guru kok bikin soal remedial terasa lebih susah dari soal ulangan pertama ya? Padahal semalam saya sudah berusaha untuk belajar semaksimal mungkin! Tapi, tetap saja gak bisa ngerjain soal-soalnya…

Dan asal kamu tau, sang guru tersebut selalu membuat soal yang aneh dan unik pada setiap ulangan. Apa saja keunikannya? Ini dia :

  • Karena jam pelajaran mata pelajaran itu lamanya 2 jam pelajaran, maka sang guru membagi kelas kami menjadi 2 gelombang. Caranya, absen 1-20 mengerjakan ulangan lebih dahulu, sedangkan absen 21-40 mengerjakan ulangan berikutnya. Jadi, kami harus duduk sendiri-sendiri.
  • Sang guru tersebut, ternyata membuat sampai 4 paket soal yang berbeda! Jadi, setiap anak mendapatkan soal yang berbeda dengan kiri-kanan-atas-bawah mereka! Paket soal itu bernama A, B, C, dan D, sehingga, si murid akan menjadi sangat sulit untuk bertanya ke temannya [baca: nyontek].
  • Dan keunikan lainnya, pada setiap paket soal, sang guru tersebut hanya memberikan 2 butir soal esai saja! Tak ada yang namanya pilihan ganda seabrek-abrek, ataupun satu soal yang beranak-pinak!

Dan, pada hari ini, hasil ulangan remedial itu pun dibagikan. Dan seperti yang saya duga, nilai remedial kali ini, sigh,,, LEBIH BURUK dari nilai ulangan yang pertama!!! WTF?!?! Tapi, sejujurnya, saya ‘agak’ kurang peduli akan hal itu. Yang jelas, saya sudah berusaha semaksimal mungkin, apapun hasilnya, ya saya terima. Mau itu buruk, atau baik, tetaplah itu hasil kerja keras saya.

Dan, satu lagi, minggu depan merupakan ‘Pekan Ulangan Bersama’, dimana semua mata pelajaran, mengadakan Ulangan Tengah Semester II. Hmm… Apakah saya sudah siap? Jawabannya tentu saja :

SIAP – SIAP – SIAP!!!

[pakai gaya Kim Tak Goo di drama ‘Bread Love Dream]

Salam – Agung Rangga

Iklan

1 Trackback / Pingback

  1. Fisika, Oh Fisika… Kenapa Kau Susah Dipahami??? – Agung Rangga

Apa komentarmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: