
Curhat – Hujan beberapa hari terakhir ini menyebabkan banjir di sebagian tempat di Indonesia (lho, malah jadi kayak berita~). Hehe, iya, tak terkecuali di rumahku, di Bekasi tepatnya. Kalau ga salah, di sini sudah 1 minggu berturut-turut hujan terus, ga heran kalau ‘kali’ (baca: sungai kecil) di belakang rumah airnya pun meluap.
Jadi, rumah saya berada di komplek perumahan, namun letaknya di paling belakang. Nah, ayah saya membeli tanah di belakang rumah yang terletak di depan sebuah kali, tanah itu dipakai untuk membuat 1 kamar tidur, 2 kamar mandi, dapur, teras belakang, dan kebun. Setiap musim penghujan kayak sekarang, pasti air di kali itu bakal naik, dan membanjiri kebun rumah saya. Dan di kebun itu banyak pohon buah serta kandang ayam (yang tentunya berisi ayam~), yang pasti bakal terendam oleh air kali yang meninggi.
Oh, pernah pas sekitaran tahun 2007, bagian belakang rumah kami terendam air sampai se-lutut! Tapi hanya bagian belakang rumah yang terendam, karena bagian depan rumah kami cukup tinggi. Err, kalau bingung, mungkin lain waktu akan saya gambarkan denah rumah saya… 😉 Pagi ini, air kembali naik, sehingga kamar mandi belakang kemasukan air kali. Untungnya saya sempat mandi sebelum air semakin tinggi. Soalnya, semalam hujan deras banget, padahal kemarin sore air di kebun sudah surut.
Apakah di rumah atau daerahmu kebanjiran juga?
Salam – Agung Rangga
Eksplorasi konten lain dari Agung Rangga
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Comments (22)
Agung Ranggasays:
19 Januari 2014 at 07:53wah, syukurlah bun kalau ga banjir~
sama, ibu saya juga kalau mau jemur pakaian pasti harus dikipasin biar kering (pakai kipas listrik*~ :')
hehe, oke bun~ 😉
Agung Ranggasays:
19 Januari 2014 at 07:54wah, di makasar banjir juga ya pak~ 🙁
juliesays:
19 Januari 2014 at 22:58ooh agung tinggal di bekasi ya? jadi sekarang gimana dek keadaannya kan di berita masih tinggi itu banjirnya?
kalo di tempatku sih di puri kembangan masih tinggi di lampu merahnya jadi aku gak bisa kemana-mana ini nunggu surut ga bisa lewaaat 🙁
Zilkosays:
19 Januari 2014 at 23:49Mudah-mudahan banjirnya segera berakhir ya 🙂 .
Di Belanda sih nggak banjir, padahal tempatku berada ini tingginya di BAWAH permukaan laut loh 😉 .
Evi Sri Rezekisays:
20 Januari 2014 at 01:48Semoga cepat surut banjirnya. Semoga dikuatkan bagi seluruh korban banjir di mana saja.
Agung Ranggasays:
20 Januari 2014 at 08:17iya kak, rumah di bekasi, tapi ngekost di bandung~ 🙂
sekarang sih udah surut, dan semoga ga meninggi lagi~
wah, semoga cepat surut ya kak~
Agung Ranggasays:
20 Januari 2014 at 08:17nah itulah 'keajaiban' belanda~ :'))
Agung Ranggasays:
20 Januari 2014 at 08:18terima kasih kak~ 🙂
dewosays:
20 Januari 2014 at 10:48Wah turut prihatin. Kebanjiran memang menyebalkan, hiks…
Agung Ranggasays:
20 Januari 2014 at 14:19sangat menyebalkan~ :'(